Tugas Terstruktur 12

     M.Adli Adillah Mulif 

41324010010

AE13

“Dari Mesin ke Bisnis – Inovasi, Kreasi, dan Dedikasi”

Perencanaan Ide Bisnis/Usaha Sosial Berbasis Keberlanjutan

Judul Ide

RePlas Hub – Usaha Sosial Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Ekonomi Sirkular


Pendahuluan

Permasalahan lingkungan, khususnya sampah plastik, masih menjadi isu mendesak di Indonesia. Data dari berbagai laporan lingkungan menunjukkan bahwa plastik sekali pakai mendominasi timbulan sampah perkotaan dan sebagian besar berakhir di TPA atau mencemari sungai dan laut. Di sisi lain, tingginya angka pengangguran informal dan rendahnya nilai ekonomi sampah plastik menunjukkan adanya peluang untuk mengintegrasikan solusi lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

RePlas Hub dirancang sebagai usaha sosial berbasis keberlanjutan yang menggabungkan prinsip Ekonomi Sirkular dan Triple Bottom Line (People, Planet, Profit) dengan tujuan mengurangi sampah plastik sekaligus menciptakan nilai ekonomi dan sosial.


Tahap I – Analisis Masalah dan Ideasi

A. Identifikasi Masalah dan Peluang

Deskripsi Masalah
Masalah utama yang diidentifikasi adalah tingginya volume sampah plastik rumah tangga di kawasan perkotaan dan semi-perkotaan yang belum terkelola dengan baik. Masyarakat terdampak meliputi warga sekitar TPA, pemulung informal, dan lingkungan perairan. Masalah ini penting karena berdampak langsung pada kesehatan, kualitas lingkungan, dan keberlanjutan sumber daya alam.

Peluang Pasar
Meningkatnya kesadaran masyarakat dan pelaku usaha terhadap produk ramah lingkungan membuka peluang pasar untuk produk daur ulang dan jasa pengelolaan sampah berbasis komunitas.

B. Pengembangan Ide Solusi Berkelanjutan

Nama IdeSolusi yang DitawarkanAspek KeberlanjutanKeunikan/Nilai Jual
RePlas HubPengolahan plastik menjadi produk bernilaiPlanet & PeopleModel hub komunitas + produk daur ulang
EduPlasEdukasi dan workshop pengelolaan sampahPeopleFokus edukasi sekolah
PlasTradePlatform jual beli plastik bekasProfit & PlanetDigitalisasi sampah

Ide Terpilih: RePlas Hub
Dipilih karena memiliki dampak lingkungan langsung, potensi ekonomi berkelanjutan, serta skalabilitas melalui replikasi komunitas.


Tahap II – Model Bisnis dan Keberlanjutan

A. Business Model Canvas (Ringkasan Naratif)

  • Proposisi Nilai: Mengurangi sampah plastik dengan mengubahnya menjadi produk bernilai (paving block, furnitur sederhana) sambil memberdayakan masyarakat lokal.

  • Segmen Pelanggan: Konsumen ramah lingkungan, UMKM, instansi lokal.

  • Sumber Pendapatan: Penjualan produk daur ulang dan jasa pengelolaan sampah.

  • Mitra Kunci: Bank Sampah, Pemerintah Daerah, Komunitas Lingkungan.

B. Indikator Keberlanjutan

Planet:

  • Volume plastik yang direduksi (kg/bulan)

  • Persentase material daur ulang

People:

  • Jumlah masyarakat yang diberdayakan

  • Peningkatan pendapatan mitra komunitas

Profit/Governance:

  • Laba usaha yang dialokasikan ulang ke program sosial

  • Transparansi laporan keuangan


Tahap III – Analisis Kelayakan dan Rencana Aksi

A. Analisis Pasar dan Kompetitor

Pasar pengelolaan sampah dan produk ramah lingkungan menunjukkan tren pertumbuhan positif. Kompetitor utama adalah bank sampah konvensional dan produsen paving block non-daur ulang. Keunggulan RePlas Hub terletak pada integrasi dampak sosial dan nilai lingkungan.

B. Proyeksi Keuangan Sederhana

  • Biaya Awal: ± Rp30.000.000 (mesin sederhana, pelatihan, operasional awal)

  • Harga Jual Produk: Rp50.000–150.000/unit

  • BEP Awal: ± 6–8 bulan operasional

C. Rencana Implementasi (3–6 Bulan)

  1. Bulan 1–2: Pengembangan prototipe dan kemitraan komunitas

  2. Bulan 3–4: Uji pasar dan penjualan awal

  3. Bulan 5–6: Evaluasi dampak dan perluasan jaringan


Kesimpulan

RePlas Hub merupakan ide usaha sosial yang layak dan berkelanjutan karena mampu mengintegrasikan keuntungan ekonomi dengan dampak sosial dan lingkungan. Model ini relatif mudah direplikasi di wilayah lain dengan permasalahan serupa, sehingga memiliki potensi skalabilitas yang baik.


Penutup

Perencanaan ide bisnis berkelanjutan ini menunjukkan bahwa pendekatan kewirausahaan dapat menjadi solusi konkret terhadap masalah sosial dan lingkungan apabila dirancang dengan model bisnis yang tepat dan indikator dampak yang jelas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Kewirausahaan Penting untuk Masa Depan Ekonomi.

Belajar dari Dua Sisi Wirausaha: Antara Keberhasilan dan Kegagalan

Adli Mulif Enterprise