Tugas Terstruktur 05
M.Adli Adillah Mulif
41324010010
AE13
“Dari Mesin ke Bisnis – Inovasi, Kreasi, dan Dedikasi”
BUSINESS PLAN KOMPREHENSIF
Eco-Laundry – Jasa Laundry Ramah Lingkungan
BAB I – PENDAHULUAN
1.1 Ringkasan Eksekutif
Eco-Laundry adalah usaha jasa laundry ramah lingkungan yang berlokasi di area kos-kosan dan perkantoran perkotaan. Usaha ini menawarkan layanan cuci-kering-setrika dengan konsep berkelanjutan melalui penggunaan deterjen organik, penghematan air dan listrik, serta kemasan daur ulang. Target pasar utama adalah mahasiswa dan karyawan muda usia 18–35 tahun yang peduli lingkungan namun tetap menginginkan layanan praktis dan terjangkau.
Keunggulan utama Eco-Laundry terletak pada diferensiasi hijau (green value proposition), kualitas cucian yang aman bagi kulit, serta layanan berbasis keanggotaan (subscription). Total kebutuhan dana awal diperkirakan sebesar Rp150.000.000 dengan estimasi titik impas (BEP) tercapai pada bulan ke-14 operasional. Eco-Laundry diproyeksikan menghasilkan laba bersih positif sejak kuartal ke-3 tahun pertama.
1.2 Latar Belakang & Deskripsi Perusahaan
Pertumbuhan gaya hidup urban menyebabkan meningkatnya kebutuhan jasa laundry, terutama di kalangan mahasiswa dan pekerja muda. Di sisi lain, kesadaran terhadap isu lingkungan dan kesehatan kulit juga meningkat. Eco-Laundry hadir sebagai solusi laundry modern yang menggabungkan kepraktisan, kualitas, dan keberlanjutan lingkungan.
Visi:
Menjadi penyedia jasa laundry ramah lingkungan terdepan di tingkat kota.
Misi:
Menyediakan layanan laundry berkualitas tinggi yang aman bagi kesehatan dan lingkungan.
Mengurangi dampak lingkungan melalui efisiensi air, energi, dan limbah.
Memberikan layanan cepat, transparan, dan terpercaya.
Tujuan SMART:
Mencapai minimal 40 pelanggan harian dalam 6 bulan pertama.
Mengurangi konsumsi air hingga 30% dibanding laundry konvensional dalam 1 tahun.
Mencapai BEP maksimal 18 bulan sejak operasional.
BAB II – ANALISIS PASAR & STRATEGI PEMASARAN
2.1 Analisis Pasar & Target Pasar
Industri laundry di Indonesia terus bertumbuh seiring meningkatnya urbanisasi dan gaya hidup praktis. Tren “eco-conscious consumer” membuka peluang bagi laundry ramah lingkungan.
Target Pasar:
Demografis: Usia 18–35 tahun, mahasiswa dan karyawan muda
Psikografis: Peduli kebersihan, kesehatan, dan lingkungan
Perilaku: Menggunakan laundry 2–4 kali per bulan, aktif di media sosial
2.2 Analisis Pesaing
Pesaing 1: Laundry Kiloan Konvensional
Kekuatan: Harga murah
Kelemahan: Tidak ramah lingkungan, kualitas tidak konsisten
Pesaing 2: Laundry Premium
Kekuatan: Kualitas tinggi
Kelemahan: Harga mahal, belum fokus pada eco-friendly
USP Eco-Laundry:
“Satu-satunya laundry di area target yang menggunakan deterjen organik bersertifikat dan sistem penghematan air hingga 30%.”
2.3 Strategi Marketing Mix (7P)
Product:
Laundry kiloan ramah lingkungan, layanan express, membership bulanan.
Price:
Rp8.000/kg (reguler), Rp12.000/kg (express). Harga kompetitif dengan nilai tambah eco-friendly.
Place:
Gerai fisik dekat kos dan perkantoran + pemesanan via WhatsApp.
Promotion (3 bulan awal):
Konten Instagram edukasi & promo
Diskon opening 20%
Kerja sama KOL mikro lingkungan
People:
2 staf operasional + 1 admin, dilatih SOP & layanan pelanggan.
Process:
Terima cucian → sortir → cuci eco-machine → kering → setrika → kemas.
Physical Evidence:
Logo hijau, kemasan kertas daur ulang, seragam staf, outlet bersih & minimalis.
BAB III – RENCANA OPERASIONAL
3.1 Proses Bisnis Inti
Pelanggan menyerahkan cucian → ditimbang & dicatat → proses pencucian → QC → pengemasan → pengambilan/pengantaran.
3.2 Kebutuhan Sumber Daya
Fasilitas & Peralatan:
3 mesin cuci hemat air
2 mesin pengering
Setrika uap
Bahan Baku:
Deterjen organik dari distributor lokal bersertifikat.
Teknologi:
Aplikasi kasir (POS)
Spreadsheet akuntansi sederhana
BAB IV – RENCANA KEUANGAN
4.1 Estimasi Biaya Awal
Sewa & renovasi: Rp40.000.000
Mesin & peralatan: Rp70.000.000
Perizinan & branding: Rp10.000.000
Modal kerja awal: Rp30.000.000
Total: Rp150.000.000
4.2 Asumsi Keuangan
Rata-rata 35 kg/hari (Q1), naik hingga 55 kg/hari (Q4)
Biaya operasional ±60% dari pendapatan
4.3 Proyeksi Keuangan Tahun Pertama (Ringkasan)
Proyeksi Laba/Rugi (per Kuartal):
Q1: Laba Bersih Rp5 juta
Q2: Rp12 juta
Q3: Rp20 juta
Q4: Rp28 juta
Analisis BEP:
BEP unit: ±1.200 kg/bulan
BEP Rupiah: ±Rp9.600.000/bulan
4.4 Kebutuhan Pendanaan
Dana Rp150.000.000 untuk investasi awal, operasional awal, dan cadangan kas.
BAB V – PENUTUP
5.1 Faktor Risiko & Mitigasi
Persaingan harga → edukasi nilai eco-friendly
Kenaikan biaya → kontrak supplier
Permintaan fluktuatif → program membership
5.2 Rencana Implementasi & Timeline
Bulan -3 s/d -1: Riset, sewa, renovasi, rekrutmen
Bulan 1–3: Soft opening, promosi intensif
KESIMPULAN
Eco-Laundry merupakan bisnis jasa yang layak secara pasar, operasional, dan finansial. Dengan diferensiasi ramah lingkungan dan strategi pemasaran yang tepat, Eco-Laundry berpotensi tumbuh berkelanjutan dan kompetitif.
Komentar
Posting Komentar