Tugas Mandiri 05
M.Adli Adillah Mulif
41324010010
AE13
“Dari Mesin ke Bisnis – Inovasi, Kreasi, dan Dedikasi”
Peer-to-Peer Business Plan Review & Feedback
Nama Reviewer: M.Adli Adillah Mulif
Nama Kelompok yang Direview: Kelompok 3
Judul Business Plan: SmartBite: Katering Makanan Sehat Berbasis Langganan untuk Pekerja Perkotaan
A. KELENGKAPAN DAN STRUKTUR (Bobot 15%)
1. Kelengkapan Komponen
Skala: 4 / 5
Komentar dan Saran Perbaikan:
Secara umum, seluruh bab utama (Pendahuluan, Analisis Pasar, Operasional, Keuangan, dan Penutup) sudah lengkap. Namun, pada bagian Ringkasan Eksekutif belum dicantumkan secara eksplisit kebutuhan pendanaan awal dan estimasi return bagi investor. Disarankan menambahkan 1 paragraf singkat yang memuat total kebutuhan modal, proyeksi laba tahun pertama, dan estimasi waktu balik modal (payback period) agar lebih menarik bagi calon investor.
2. Alur Logika
Skala: 4 / 5
Komentar dan Saran Perbaikan:
Alur antar bab sudah cukup runtut, dimulai dari masalah pasar hingga solusi bisnis. Namun, transisi dari Analisis Pasar ke Rencana Operasional masih terasa abrupt. Disarankan menambahkan paragraf penghubung yang menjelaskan bagaimana hasil analisis pasar memengaruhi desain operasional (misalnya kapasitas produksi dan jam distribusi).
B. ANALISIS PASAR & STRATEGI PEMASARAN (Bobot 30%)
3. Analisis Pasar & Pesaing
Skala: 3 / 5
Komentar dan Saran Perbaikan:
Target pasar dijelaskan sebagai “pekerja kantoran usia produktif”, namun segmentasi ini masih terlalu luas. Disarankan mempersempit segmentasi menjadi lebih spesifik, misalnya pekerja kantoran usia 23–40 tahun di wilayah CBD Jakarta dengan pendapatan ≥ Rp5 juta/bulan.
Analisis pesaing sudah mencantumkan beberapa kompetitor, tetapi USP SmartBite masih bersifat umum (makanan sehat & praktis). Disarankan merumuskan USP yang lebih spesifik dan terukur, seperti “menu diet rendah kalori dengan informasi gizi tersertifikasi dan pengiriman tepat waktu sebelum jam makan siang.”
4. Marketing Mix (7P)
Skala: 4 / 5
Komentar dan Saran Perbaikan:
Strategi 7P telah dijabarkan dengan cukup baik, khususnya pada aspek Produk, Harga, dan Promosi. Namun, pada aspek Promotion, belum ada estimasi anggaran promosi dan target KPI (misalnya cost per acquisition atau conversion rate). Disarankan menambahkan tabel sederhana yang memuat anggaran promosi bulanan dan target hasil yang ingin dicapai.
C. RENCANA OPERASIONAL (Bobot 15%)
5. Kelayakan Proses
Skala: 4 / 5
Komentar dan Saran Perbaikan:
Proses bisnis inti (pemesanan, produksi, hingga pengiriman) telah dijelaskan secara runtut dan mudah dipahami. Namun, daftar supplier bahan baku utama belum dijelaskan secara spesifik. Disarankan mencantumkan minimal 2–3 supplier potensial (misalnya pasar induk atau distributor sayur organik) untuk menunjukkan kesiapan operasional dan mitigasi risiko pasokan.
D. RENCANA KEUANGAN (Bobot 30%)
6. Asumsi & Proyeksi Keuangan
Skala: 3 / 5
Komentar dan Saran Perbaikan:
Asumsi penjualan 120 porsi per hari sejak bulan pertama terlihat cukup optimis untuk bisnis baru. Berdasarkan kapasitas produksi dan strategi pemasaran awal, angka 60–80 porsi per hari mungkin lebih realistis. Disarankan membuat dua skenario proyeksi (optimistis dan konservatif).
Selain itu, proyeksi arus kas belum memasukkan cadangan biaya tak terduga (contingency fund) sebesar 5–10% dari total biaya operasional.
7. Analisis Titik Impas (BEP)
Skala: 4 / 5
Komentar dan Saran Perbaikan:
Perhitungan BEP sudah disajikan dengan rumus yang benar dan cukup jelas. Namun, akan lebih baik jika ditambahkan penjelasan naratif singkat mengenai implikasi BEP tersebut, misalnya berapa bulan usaha harus beroperasi untuk mencapai titik impas dan apa risikonya jika target penjualan tidak tercapai.
E. KESIMPULAN UMUM DAN SARAN UTAMA (Bobot 10%)
Kekuatan Utama Business Plan
Konsep bisnis relevan dengan tren gaya hidup sehat dan kebutuhan pekerja perkotaan.
Strategi pemasaran digital dan sistem langganan cukup inovatif dan berpotensi menciptakan loyalitas pelanggan.
Struktur business plan rapi dan mudah dipahami.
3 Rekomendasi Perbaikan Paling Prioritas
Perbaiki Asumsi Keuangan: Gunakan asumsi penjualan yang lebih konservatif dan tambahkan skenario alternatif agar proyeksi lebih kredibel.
Perkuat USP: Jabarkan keunikan produk secara lebih spesifik dan berbasis manfaat nyata bagi konsumen.
Detailkan Aspek Operasional: Tambahkan informasi supplier dan rencana mitigasi risiko pasokan untuk meningkatkan kelayakan bisnis.
Kesimpulan Reviewer:
Business plan SmartBite sudah memiliki fondasi yang kuat dan layak dikembangkan. Dengan perbaikan pada aspek spesifikasi target pasar, asumsi keuangan, dan detail operasional, business plan ini akan menjadi lebih realistis dan menarik bagi investor maupun mitra strategis.
Komentar
Posting Komentar